:: Mencegah Penyebaran Kuman ::

Kuman dapat ditularkan dari orang kepada orang lainnya atau secara tidak langsung, dengan menyentuh permukaan atau bagian yang kotor. Gaya hidup higienis akan membantu mencegah kuman menyebar di rumah. Sehingga kesehatan keluarga, terutama anak-anak, dapat terlindungi dengan baik. Untuk mendapatkan gaya hidup higienis, Anda harus fokus pada sejumlah area di rumah yang menjadi tempat penyebaran kuman dan penyebab infeksi. Harus diingat, membersihkan rumah jangan hanya sekali dalam seminggu, namun harus menjadi rutinitas sehari-hari, karena kuman dapat berkembang biak dengan mudah di tempat yang kotor. Berikut, tips kebersihan untuk meminimalkan penyebaran kuman di rumah:



Kain, spons dan bak cuci piring

  • Gunakan kain (lap) sekali pakai atau tisu jika memungkinkan.
  • Kain atau lap yang digunakan kembali harus disteril setelah digunakan.
  • Bak cuci piring harus rutin dibersihkan dengan sabun dan air hangat setelah digunakan.


Kamar Mandi
Kamar mandi harus selalu mendapat perhatian dalam soal kebersihannya. Kamar mandi yang bersih membuat kita terbebas dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh kuman dan bakteri. Bersihkan secara teratur bagian-bagian seperti dinding, pintu, lantai, tempat sabun, bak mandi dan sebagainya.

Kloset
Kloset adalah area yang paling banyak dihuni kuman dan bakteri. Gunakan produk disinfektan untuk membunuh kuman dan bakteri yang ada di kloset. Jangan lupa memakai sarung tangan saat membersihkannya. Untuk mengelap pinggiran, dudukan, tutup dan dinding luar kloset, Anda bisa menggunakan semprotan disinfektan dan spons, lalu lap seluruh permukaannya menggunakan kain kering bersih.

Dapur

  • Bersihkan permukaan kabinet dapur secara menyeluruh saat sedang mengolah bahan-bahan makanan.
  • Gunakan talenan yang berbeda untuk sayuran dan daging mentah agar bakteri tidak menyebar bahan makanan lain. Jika talenan sudah usang, segera ganti dengan yang baru.
  • Cuci dan keringkan tangan Anda setelah menyiapkan masakan berbahan daging mentah.
  • Cuci peralatan dapur seperti piring, piranti masak, talenan dengan sabun pencuci piring dan air hangat setelah selesai menyiapkan atau memasak makanan.
  • Bersihkan kembali permukaan kabinet dapur setelah digunakan.


Mainan
Bersihkan selalu mainan anak yang terbuat dari plastik. Gunakan air hangat yang dicampur dengan sabun, kemudian sikat mainan. Bilas dan keringkan dengan lap bersih.

Cucian
Beberapa jenis bakteri yang ditemukan pada pakaian, seprei, handuk, sarung bantal, dan peralatan berbahan kain lain, di antaranya Staphylococcus aureus, E coli, Klebsiella pneumoniae , dan Pseudomonas. Untuk memastikan cucian Anda bersih, cuci dengan suhu di atas 60 derajat Celcius. Jika tidak bisa mencuci pakaian di atas suhu 60 derajat celcius, tambahkan antiseptik cair pada cucian untuk membunuh bakteri yang bertahan pada suhu rendah.

Lantai
Bersihkan lantai secara teratur untuk menghilangkan kotoran yang menempel. Jika lantai dikotori dengan muntah, urin atau kotoran Si Kecil, bersihkan dengan menggunakan lap sekali pakai dan air hangat, kemudian sterilkan dengan cairan pembersih lantai yang aman untuk keluarga. Kini hadir Mr. Muscle Pembersih Lantai Kamar Bayi & Anak yang membantu membersihkan sehingga lantai bersih higienis, bebas kuman dan bebas residu yang berbahaya bagi bayi dan anak-anak. Untuk formulanya sendiri mengandung bahan alami dari ekstrak tumbuhan dan teruji secara klinis (dermatology tested) ramah terhadap kulit bayi dan anak. Dilengkapi juga dengan Tea Tree Oil sebagai anti septik alami yang memberikan wangi lembut khas bayi dan anak-anak yang pasti disukai ibu dan anak.